5 Brand Smartphone ini mulai ‘Mundur’ Dari Pasar Indonesia ?

5 Brand Smartphone ini mulai ‘Mundur’ Dari Pasar Indonesia ?

Persaingan industri smartphone di indonesia memang sangatlah ketat, ini terjadi seiring dengan  banyaknya vendor-vendor baru yang menyerbu pasar tanah air dan membuat beberapa vendor lainnya harus menyerah. Ini dikarenakan konsumen di Indonesia lebih menyukai smartphone dengan harga murah namun punya spesifikasi yang mumpuni. Ini juga membuat sejumlah vendor lokal ketar-ketir dan perlahan mulai mundur. Kemudian aturan TKDN yang yang diberlakukan oleh pemerintah juga membuat vendor dari luar mau tak mau harus mematuhi regulasi yang berlaku.

Nah, kali ini kami akan membahas  brand smartphone global yang dulunya ada dan dijual secara resmi di Indonesia, namun kini sudah mulai hengkang dari pasar indonesia karena persaingan yang semakin sulit. Berikut ini kami telah merangkum ulasan singkatnya. Cekidot !

1. Sony
Di masa lalu, Sony terkenal dengan nama Sony Ericsson namun akhirnya memilih untuk berpisah dengan perusahaan asal Swedia. Brand Sony cukup dikenal mempunyai seri Xperia dan sempat menjual produk-produknya secara resmi di Indonesia. Namun, diketahui Sony hengkang dari pasar Indonesia pada 2016. Alasannya selain tak bisa memenuhi persyaratan TDKN, juga karena penjualan yang tidak begitu laris. Seperti yang diketahui jika Sony lebih berfokus pada smartphone kelas premium dengan harga yang tinggi.

2. HTC
HTC adalah vendor yang pertama kali menggunakan Android. Tidak jau berbeda dengan brand Sony, HTC juga berfokus pada produk dengan harga yang terbilang lebih mahal dibandingkan dengan para kompetitornya. Dulu seri HTC yang terkenal adalah seri HTC One. beberapa tahun yang lalu, HTC memilih untuk keluar dari pasar tanah air karena penjualan yang kalah dengan vendor lainnya ditambah lagi HTC tak bisa memenuhi regulasi TDKN dari pemerintah.

3. Blackberry
Blackberry adalah brand yang pernah menjayai pasar penjualan handphone di Indonesia. Setelah masa jayanya usai, Blackberry mulai memproduksi Android namun tidak begitu sukses. Blackberry yang merilis Android dengan harga yang tinggi itu pun tidak menjual lagi produknya di Indonesia karena minat konsumen yang rendah.

4. OnePlus
OnePlus populer sebagai vendor yang merilis produk flasgship killer karena mereka membuat produk kelas premium namun harga yang ditawarkan terbilang lebih terjangkau daripada produk flagship para kompetitornya. Sempat populer lewat seri OnePlus One, vendor ini hengkang dari pasar Indonesia pada tahun 2016 terkait aturan TDKN yang sebanyak 30% yang tidak bisa dipenuhi.

5. Motorola
Merupakan salah satu vendor ponsel tertua yang sempat dikuisisi oleh Google ini kemudian dibeli oleh Lenovo dan sempat melaunching beberapa seri. Namun kini Motorola sudah lama tak terdengar lagi di pasar Indonesia. Akan tetapi secara global Motorola dan Lenovo masih terus melakukan pengembangan produk mereka.

Leave a Reply